Tongam dan si Donna (ups…)

“Parjolo sahali ditarik ho ma morfin i, dipamasuk ho sian igungmi, ditusukkon ho tu tanganmi dirppu ho ma ho na unjago dang adong be na mangimbangi fikiranmu. Diboto ho sude naadong di portibi dohot di luar angkasa…Sadar ho lae…..Dang adong labani.”

Secuplik lirik lagu yang ditulis tangan sendiri oleh Tongam yang dia beri judul Narkoba. Yang mungkin nanti akan turut dalam album keduanya. Aku sangat tertarik dengan lagu ini, makanya aku bela-belain ketemu dengan dia untuk tau lebih banyak soal lagu ini dan pesan moral yang dia sampaikan. Dan dugaanku benar, bahwa ada pesan moral di dalam lagu ini. Bukan hanya lagu yang dinyanyikan versi rap (yang tentunya akan sangat menarik di tengah anak muda, yang jadi sasaran utama pesan dalam lagu ini). Aku pertama sekali mendengarkan lagu ini di hari Sabtu tanggal 10 November 2007 di Toba Dream Family Café waktu ada akustik night nya Viky feat Tongam Sirait. Pada saat dia menyanyikan lagu itu, dengan petikan gitar dan suara khasnya, dan dalam versi rap. Versi yang nyeleneh dari aliran musik batak biasanya. Dan memang ga bisa dibohongi, aliran seperti ini yang terasa ringan dan enak untuk anak-anak muda, sehingga mereka akan bersedia mendengarkan nya nanti, dan tersampaikan lah pesan yang ada di dalam nya. Kalau lagu itu dikemas dengan gaya musik batak kebanyakan, aku ga yakin akan didenger oleh orang-orang, apalagi anak-anak muda. Mudah-mudahan dengan aliran musik ala anak muda, pesan moral yang ada di dalamnya, tersampaikan dengan baik.

Aku jadi berfikir, bahwa dia adalah salah satu orang yang sangat care dengan masa depan generasi muda bangsa ini, khususnya doli-doli (anak muda ) tanah batak. Tidak hanya melalui lagu ini, melalui lagu Si Doli di album pertamanya, dia juga menyinggung kebanyakan anak muda di kampong halaman yang tidak bekerja, tidak melakukan apapun. Malah saban hari hanya mengobrol di kode (warung kopi), main judi pulak. Beginilah cara seniman itu menyampaikan keresahan hatinya.

Begitu juga kerinduan dia dengan opera jaman dulu, dia nyanyikan lah lagu Donna (ayo khususnya komunitas bataknews corner meja 19, nyanyikan dalam hati masing2 lagu Donna). Semua “kegilaan” dia ini sepertinya disambut mesra oleh si Pikki. Tongam dengan ide2 lagu yg aneh, dan si Pikki dengan aransemen musik yg nyeleneh juga. Jadilah mereka ini marrokkap.

Aku salut sekali dengan Tongam ini, karena walaupun dia tinggal di kampung sana, dia tidak berfikiran kampungan. Dia berani berfikir dan bermimpi jauh dari apa yg biasa dia lihat sehari-hari. Dia ini terbiasa dengan “pemberontakan”. Di kala orang-orang sudah melupakan keindahan Danau Toba dan alamnya, dia malah giat mempromosikan Danau Toba si unforgotten beauty. Dia berlaku nyata untuk menyelamatkan lingkungan Danau Toba yg semakin hari semakin buruk, dengan melakukan penanaman pohon di sekitar rumahnya. Dan itu semua dia lakukan dengan mendapat tantangan dari pemerintah setempat. Walaupun demikian, si bapak rock n roll ini tidak perduli. Dia rindu dengan Danau Toba yang indah, rindu dengan banyaknya orang yg berkunjung untuk mengagumi kecantikan Danau Toba. Dan dia sangat optimis dengan itu. Dan Toba Dream, Toba Dreamer sangat optimis dengan itu. Terbukti,betapa hati Tongam sangat rindu supaya kampung halaman dibenahi. Ketika dia menyanyikan lagu ciptaannya, Tapature Ma Hutanta, dia menitikkan air mata, betapa dia merindukan kecantikan Danau Toba itu dilihat dan dinikmati oleh DUNIA. Mimpi yang sangat besar. Tapi, aku sangat optimis dengan mimpi itu, karena seorang Tongam bisa seperti sekarang ini, karena dia terus memelihara mimpinya yang dia punya dari dulu. Sekalipun jaman berubah, pesimisme banyak dia terima, dia tetap dengan mimpinya itu. Toba Dream…

Setelah kemunculan lagu Narkoba itu nantinya, mungkin akan banyak pertanyaan yang datang kepada pareman Parapat ini. Apalagi dengan lagu Donna yang sangat vulgar itu. Apakah dia perdulikan itu semua? Sepertinya tidak… Orang pake baju terbalik ke gereja aja dia ga perduli kog……. (peace bang…)

14 Tanggapan to “Tongam dan si Donna (ups…)”

  1. donna…tarida kolorna….

    itulah sebagian lirik lagu yang selalu kuingat sambil senyum-senyum…terbayang bagaimana Tongam menyanyikannya dengan ekspresi tanpa dosa…

    Tongam memang hebat. Ketika para pencipta lagu batak masih sibuk mendaur ulang tema-tema usang, meratapi kesusahan hidup dengan sangat vulgar, Tongam menyodorkan sikap yang lebih tegar, dewasa dan humoristis.

    Lagu ciptaanya “Mengkel Na Ma Ahu” paling jelas menggambarkan sikap tersebut. Setelah menuturkan kegagalan hidup, belum punya apa-apa sementara usia sudah kian lanjut, Tongam justru berkata,”mengkel na ma ahu….”

    Nice posting! congrat desy.

    Partalitoruan:
    Ima dah kehebatan ni si Tongam (appara mi),tarsingotna, nunga sengaja husamarhon lirik i,hape i vulgarhon ho do bang.Memang ho ateh…… (*icon mangupir-upir sambil berkacak pinggang)
    Horas

  2. Mau nanya nih tu appara Tongam Sirait,
    Kenapa yah di daerah kami (Palembang) tidak ada ditemui album appara ini? Bagaimana caranya kita untuk mendapatkannya?
    Mauliate.

    Partalitoruan
    Horas ito..Mungkin ito bisa coba berkirim surat ke MS Production, asa dibantu nasida ito mendapatkan di Palembang

  3. Parapat bukan kampung🙂 Udah lebih maju itu dari Jakarta…

  4. Terimakasih ito Partalitoruan telah mampir ke Taman Eden.
    Mohon bantuannya ito, bagaimana menghubungi MS Production? Apakah ada website atau emailnya? Atau alamat & telpon?
    Saya sangat penasaran dengan karya-karya beliau itu (Tongam – Red).

    Partalitoruan
    Horas ito,sama2
    ito bisa buka website nya di :www.vikysianipar.com
    alamat MS Production itu : Viky Sianipar Music Centre, Jl.Minangkabau Timur 43, Jakarta Selatan 12970.Telepon :021.8297777 atau fax na :021.83790025 atau di alamat email : management@vikysianipar.com.
    Mudah2an bisa membantu ito
    Horas

  5. Donna, tarida kolorna?
    Lagu aha maon nuaeng ate? fashion yg musim belakangan ini?.
    Di album TD 3 do on ?

    Horas ito desy.

    Horas ito kairo,
    lagu jadi2an ni si Tongam sandiri do i, ito. Terinspirasi sian lagu ni opera najolo ninna i.
    Dang adong dipamasuk ibana i di Toba Dream-3, harap do nian rohakku, baenon ni ibana i di album kedua na, pasti manstabbbbb.
    Andigan ito, mulak?
    Horas

  6. Djandel Marbun Says:

    Namanya juga sudah TONGAM. Lagunya juga TONGAM. Padao Andung Andung ate Men..

  7. pesta sianipar Says:

    hahahah……….😀

    mekkel hian au gogo
    isi hujaha i :
    donna…tarida kolorna ???????

    sampe mekkel akka dongan on,
    mambege ekkel hi

    bah, boha do i
    gabe penasaran au,,

    molo so di pamasuk di TD3,
    di dia do annon begeon????

    ai na cinta an au tu sude lagu ni ito i…

    salam tu sude staf TOBA DREAM !!!

    Partalitoruan
    Sona dipamasuk tu TD 3, molo ro ma si Tongam, asa request hamu ka, asa diendehon ibana, live 😀

    • santabi jolo di sude akka dongan….
      ini pesta sianipar yang di bekasi bukan? if that’s you, call me please.

  8. pesta sianipar Says:

    Adong muse do daba
    dongan khu margoar si donna,,

    Partalitoruan
    jea na ma i😀

  9. Ale nang pe naung lelelng tentang tema lagu Dona…, tikki dakdanak ahu taon 70 tu 80-an memang sering do laguon diendehon hami akka dakdanak…

  10. Ito, torus hon jolo lirik ni lagu Donna i, ai na jolo adong do lagu taringot tu si Donna on, dang huboto lagu na jolo doon na di arransemen si Tongam on! songon on ma na jolo lirik ni lagu taringo tu si Donna ” Donna maribak kolorna ala ni mokmok na,,,,,,,,,,,,,,,,,dst.

    Partalitoruan
    Anggon na diendehon ito si Tongam i, dang songoni ito.Hurang lobi ninna do :
    “Donna, tarida kolorna, dibereng bapakna, tikki marampera.Donna, boasa dang marsalawar ho?Boasa dang maila ho?Berengma, nunga sude sahutaon mamereng ho” (hurang lobi songoni ma ito)😀
    Nga porlu patakkason annon tu pareman i molo ro ibana muse tu Jakarta on.

  11. boado kabar dongan sagoar duet mahita di parapat ai partanah jawa do au ale tinggal dibatam sonari,ale molo boido da.thanks

  12. deep-poz Says:

    sehat dope lae?

  13. don jeff Says:

    lagu si padao holso ate bro…!! songon ende ni tongam..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: