Hutakku naung tarulang i

Hari keduaku di huta, langsung aku isi dengan agenda berziarah ke kuburan-kuburan leluhurku. Yang terdekat adalah kuburan ompungku, ompung dari bapak dan mamakku. Kami mengunjungi yang terdekat dahulu, yaitu kuburan ompung dari mamak yang terletak di Bonan Dolok, Lumban gala-gala. Seperti umumnya kuburan keluarga di daerah Toba, makam itupun di bangun dengan ukuran lumayan besar, memang aku kurang setuju dengan konsep itu, tapi aku tak punya kuasa untuk menghalangi pembuatan tugu itu dulu. Tapi,satu hal, aku tak akan mau nanti dikubur di tempat kek gitu, buang2 duit aja. (loh!kog jd marah2?).

Kami semua bekerjasama membersihkan kuburan keluarga itu. Walaupun berada dekat dengan pemukiman warga, dan masih banyak juga saudara yang tinggal di sekitar situ, tapi tetap aja tidak pernah ada inisiatif dari mereka untuk membersihkan itu. Kalau perantau atau minimal orang dari kota (dalam hal ini Balige) datang ke kampung,barulah itu dibersihkan. Setelah bersih-bersih, menaburkan bunga, marsuap dan berdoa, kamipun pamitan untuk pulang. Kemudian ziarah kami lanjutkan ke hutakku, untuk ziarah di kuburan ompung dari bapak, yaitu di Pagar Sinondi. Pagar Sinondi itu, letaknya, kalau dari Balige, itu sesudah Siborong-borong dan sebelum Sipoholon. Dan simpang masuk ke dalam huta itu, di sebelah kiri jalan. Dulunya, keluarga kami membuat plang nama di simpangnya, tapi entah ulah siapa yang mencabut plang itu, terakhir aku sudah tidak melihatnya lagi disana.

Berbeda dengan kuburan keluarga di Toba, di Rura Silindung, kuburan lebih sederhana, kami menyebutnya tambak, yaitu kuburan tanah yang hanya dibuat bentuk gundukan, kemudian dipagari sekelilingnya, dan ditanami pohon di sekitarnya. Dan uniknya, tambak keluarga kami ini, ditanami pohon nangka (bonani pinasa) di tengah2nya. Aku selalu ingin tau filosofi apa yang mendasari penanaman pohon nangka itu disitu. Disini, kami sedikit lebih kerja keras, untuk membersihkannya, karena selain banyak sekali ilalang, banyak juga daun2 berguguran. Dan sangat tidak terawat tempatnya.

letak kampung kami itu (lebih tepatnya kampung ompungku)itu adalah paling ujung, istilah Jakarta mentok dan buntu. Kampung ini memang sangat sepi. Hanya ada tiga rumah, dan tambak keluarga itu. Ketiga rumah itu, adalah rumah ompung-ompungku. Seingatku, ada namboru-namboruku yang menempati rumah itu. Dan seperti biasa, kami akan singgah do rumah mereka, dan ngobrol2. Aku memang sudah niat mengambil gambar kampungku itu. Pada saat aku mengarahkan kamera handphone abangku ke kampung,mamakku berkata ”eheh inang, marhua ma foto2on mu be i, nunga tarulang be huta i” (ngapain la kau foto2 lagi kampung itu, sudah tak ada lagi penghuninya itu). Bah! Aku kaget, lantas aku bertanya kemana namboru-namboru yang sebelumnya menempati rumah ompung itu? Dan kata mamakku, tidak tau jelasnya kemana mereka itu semua. Makin sedih hatiku. Aku lihat kampungku itu, hutakku naung tarulang i. Sebegitu dahsyatnya godaan keramaian untuk meninggalkan kampung itu. Tidak adakah rasa ingin menjaga dan memiliki dalam hati mereka? Memang daerah itu, tidak cocok dipergunakan untuk menanam padi, tapi sangat cocok digunakan untuk menanami palawija dan sayur-sayuran.Meningat letaknya yang ditengah2, mereka akan gampang kalau ingin menjualkannya ke pasar Siborong-borong atau Tarutung.Ah, tapi aku kepengen sekali tau apa alasan mereka meninggalkan huta itu. Mudah-mudahan Desember ini, aku bisa pulang lagi, dan menemukan jawaban dari semua pertanyaan, dan yang paling penting aku bisa mendapatkan solusi untuk hutakku itu.

On ma tona ni huta i, asa boanonhu soara na i tu luat pangarantoan on, anggiat dibege akka na marholong ni roha i, jou-jouni huta i. Ale tondikku, sai paingot ahu, pasahathon tona ni huta i, anggiat dapot au muse dalan na denggan lao paturehon huta i.

dsc00100.jpg dsc00106.jpg

3 Tanggapan to “Hutakku naung tarulang i”

  1. mohon izin ya ito, aku pasang iklan disini. Mauliate.

    Dicari : Pengajar Kursus Bahasa Batak, Gaji Menggiurkan!

    Ditulis oleh m4nurung di/pada 15Januari , 2008

    Kalau anda mahir berbahasa Batak, punya wawasan luas dan berpembawaan luwes, andalah yang kami cari. Kami tidak mementingkan jenjang pendidikan, yang penting anda bisa baca-tulis dan memiliki pengetahuan umum yang memadai. Lebih diutamakan yang berdomisili di Jakarta.

    Pekerjaan yang kami tawarkan adalah pengajar untuk Kursus Bahasa Batak kelas intensif, yang segera berjalan mulai Pebruari 2007. Karena ini merupakan program baru, kami akan lebih mengutamakan kandidat yang sanggup menyusun sistem atau metode pengajaran, dengan sasaran utama membuat peserta kursus mampu menguasai dalam waktu singkat percakapan sehari-hari bahasa Batak yang baik dan benar.

    Saat ini kami sudah memiliki siswa sekitar 20 orang. Sebagian besar di antaranya adalah orang Batak yang lahir di perantauan. Mereka memiliki keinginan yang besar untuk belajar bahasa Batak secara serius, namun selama ini tidak ada jalan keluarnya karena belum ada les atau kursus bahasa Batak.

    Karena sebagian besar peserta kursus ini adalah kalangan muda, berusia antara 20 sampai 40 tahun, yang umumnya bergaul di kalangan menengah-atas di Jakarta, kandidat yang kami anggap ideal adalah yang memahami gaya hidup kalangan menengah-atas di Jakarta. Yang paling kami pentingkan sebenarnya adalah kemampuan untuk berkomunikasi sesuai dengan tingkat informasi dan pengetahuan umum yang memadai serta paham mengenai seluk-beluk kehidupan kota besar.

    Kami akan mempertimbangkan pelamar yang menjadikan ini sebagai pekerjaan kedua, asalkan mampu mengelola waktu dengan efektif dan memiliki disiplin yang tinggi. Menurut rancangan kami jam mengajar per minggu diperkirakan antara 8-12 jam, dimana hari Sabtu atau Minggu kemungkinan bakal berlangsung dua sessi.

    Kami menawarkan gaji yang besar bagi kandidat yang terpilih, ditambah bonus yang menarik.

    Bagi peminat serius, silakan kirim surat lamaran anda melalui email ke bataksuks3s@gmail.com. Anda harus menyertakan nomor telepon rumah (kalau ada) atau HP (harus ada) ditambah foto setengah badan. Lamaran ditunggu selambat-lambatnya tanggal 20 Januari 2008.

    Penyelenggara :

    Kursus Bahasa Batak “TobaLover”, Jakarta

  2. iklannya boleh juga.

    poto yang di atas keren.
    diambil pake kamera sendiri ya?

    Partalitoruan
    Iklan yang mana?
    Iya, foto huta itu diambil dengan kamera handphone seadanya

  3. KUBURAN OPPU

    1.Dua pebngertianku:
    1.1.Pengertian IT Ilmiahteknologi
    1.1.1.Sekular, Tempat Mati Body Mind di Planet Bumi
    1.1.2.Sakral. Tempat Soul di Tuhan
    1.1.3.PS: Mnusia Body Mind Soul

    2. Trnyata di Batak Geografis Demografis Kulturologis, berkata Tano Manjalo
    2.1.TM itu sudah Sekular dan Sakral.
    2.2.Muljadinabolon Tuhan Debata JKI Jahudi Kristen Islam Tautrat-Bibel-Quran

    Sampai sat ini dimiliki Batak terlengkap pengertiannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: