Pak Sunadi

Hari gini, ternyata masih ada orang baik dan jujur. Tadi malam, aku menumpang taksi Putra, dengan supirnya bernama pak Sunadi. Karena sebelumnya ada masalah dengan hp ku, maka aku bawa hp satu lagi untuk back up nya.

Aku dari arah Manggarai menuju Jatiwaringin. Sepanjang jalan si tapak bertelepon denganku. Dan seingatku memang hp ku sudah aku masukkan ke dalam tas. Sesampainya di pangkalan ojek, aku langsung aja naik ojek ga cek n ricek lagi isi tas dan hpku sambil masih terus bertelepon. Entah kenapa, hati nurani ku menyuruh aku untuk mencoba mencari hp ku yang satu lagi. Mulailah aku rogoh ke dalam tas ku. Dan aku tidak menemukannya, sudah seperempat jalan. Akhirnya aku putuskan untuk coba memiskol hp ku itu. Terdengar nada sambungnya, berarti aktif, dan kemudian diangkat (deg) jantungku langsung berdegup kencang. “halo..Pak?Apakah ini supir taksi yang tadi?” “ Iya mba. Ini henpon mba yah?ketinggalan mba di taksi saya. Mba sekarang udah dimana, saya anter ke tempat tadi yah mba, saya masi di jalan Jatiwaringin, tungguin ya mba” “Iya pak, makasih ya saya tunggu ya pak”

Dengan harap cemas dan sambil berdoa, aku pun kembali ke pangkalan ojeg, ditempat dimana tadi aku turun. Ternyata dia blom ada disana, aku menunggu sambil harap- harap cemas (massam reality show aja yah). Tidak lama, aku liat ada taksi biru, dengan logo taksi Putra, dan aku lihat dan langsung aku samperin dia. Dia langsung membuka kaca dan memberikan henponku. Ketika itu, aku mau memberikan uang terima kasih padanya, dia tidak mau. Dan memang pada saat itu, aku sedang pegang uang yang pas-pas an. Dia hanya berpesan “tidak apa-apa mba, saya ikhlas, tapi mba sering-sering naik taksi Putra yah mba” “ oo tentu saja pak, dan mudah-mudahan nanti banyak supir taksi yang jujur seperti bapak, jadi image supir taksi yang jahat, bisa terhapus ya pak” “Insya Allah mba”

Aku langsung naik ojeg menuju ke rumah dan sambil mengucap syukur. Ah Pak Sunadi, semoga Tuhan selalu memberikan berkat yang melimpah atas bapak dan keluarga bapak. Amin

Ini bukan kali pertama aku ditolong seperti ini. Dulu, waktu kuliah aku pernah kehilangan dompet di angkot yang kami carter untuk kuliah ke Darmaga.

Ternyata masih ada orang jujur di dunia ini.

7 Tanggapan to “Pak Sunadi”

  1. lohot simanjuntak Says:

    Ternyata masih ada orang jujur di dunia ini.?
    ito desy ,aku percaya kamu masih masuk golongan ini.(orang yang jujur &tegas)100%

  2. Farida Simanjuntak Says:

    Sudah sangat jarang berjumpa orang seperti pak Sunadi itu. HArapan kita, semoga beliau selalu dilimpahi berkat dan umur yang ppanjang dari Tuhan. Keluarganya juga diberi kebahagiaan selalu…
    Amin…

  3. Anton Saragih Says:

    jgn hanya supir taksi putra aza donk,! kita juga bakal
    senang klo supir2 yg lain juga spt ini. termasuk supir/kondektur Metromini,ppd,kopaja ato apa deh. bege hamu i amang supir,,! alu-alu nami on.

    Partalitoruan
    Na kebetulan do i hualami daba abang, dang hea dope hualami versi ni metromini dkk.Mudah2an aku bisa mengalaminya, supaya nanti bisa kushare,sekalian promosi suku juga tuh, secara armada2 yang abang sebutkan hampir didominasi oleh2 halak2 hita.

  4. Humbang Hasundutan Says:

    Pak Sumadi guruku, om Jumadi langgananku, lae Supardi sahutangku, mas Supriadi seasramaku, adalah adi adi yang aku kenal jujur dan baik. Terimaksih pak Suhadi, terimakasih etos kerja, terimakasih etika bisnis.

  5. Memang, melihat dunia yang kian sempit ini [maksud na ala ni angka internet on], kita kayak udah pesimis ada tidaknya orang jujur. Tapi, Uda yakin masih banyak kok yang jujur… Sopir taksimu itu perlu ditiru para sopir halak hita yang kerjanya cuma gasa-gasaon… Salut ama sopir taksi Putra. Semoga citra perusahaan itu makin baik.

    [ho antong, boru… molo nga manghatai dohot baoa pintur lupa do saluhut… Unang patanda hubahen…hehehehe]

    Partalitoruan
    Ai bohama baenna sedang dimabuk cinta on uda, gabe pittor lupa do dah.Dang sampe lupa diri nian uda.

  6. anggi,
    apanya yang diomongin si tapak itu?
    sampe lupa dunia yah… ceritain dong.. hehehe

    Partalitoruan
    Hahaha,banyak kami ceritakan malam itu makanya sampe lupa henpon au bah

  7. Mahluk manusia jujur, memang boleh dibilang sudah agak langka dan sulit dijumpai.
    Alai, dirasahon pak Sumadi “songon dia ditahi roham dibahen donganmi tu ho, songoni ma bahen tu donganmi”.
    Ra, na diulahon ito Partalitoruan do pangalaho na sarupa. Gabe mardapot balosna sian pak Sumadi. Molo siarum sinuan, ba siarum ma tapuon. Jala molo sinuan eme, duhut pasti do ikkon tubu. Alai, sinuan duhut dang hae gabe tubu eme. Sai dapot ni pak Sumadi ma antong balos ni pangalahona na denggan i.-
    Horas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: